Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan

2008/12/09

Hongkat (HObi siNGKATan)

Sewaktu baru tiba di Jepang dan bahasa Jepangku masih hancur-hancuran, kadang dalam keadaan bingung kucoba untuk mencampurnya dengan bahasa Inggris. Hasilnya justru makin kacau, terutama dalam menyebut beberapa istilah bahasa Inggris yang orang Jepang suka menyingkatnya. Hingga kini hal seperti ini kadang masih terjadi. Ternyata orang Jepang sama saja dengan orang Indonesia yang hobi menyingkat kata, akan tetapi kalau bicara metoda penyingkatan kata yang kacau balau, Indonesia masih lebih unggul. Apalagi jika kata hasil singkatan tersebut lebih terdengar keren, tentu akan dengan senang hati dipakai. Contoh saja kata PEMILU yang tidak seimbang untuk menyingkat kataPEMILihan Umum, atau SEMBAKO yang merupakan kependekan SEMbilan BAhan poKOk. No comment deh buat membahas akronim ala orang Indonesia (lihat aja judul yang gue bikin).



省略 (shouryaku) alias singkatan, begitulah orang Jepang menyebutnya. Hampir sebagian besar singkatan yang dipakai merupakan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Walaupun ada juga bahasa Jepang yang disingkat, tetapi jumlahnya tidak banyak. Yah, mungkin hal ini dilakukan supaya orang Jepang yang punya lidah sulit untuk mengucapkan bahasa Inggris dengan aksen yang benar menjadi lebih mudah menggunakannya.

Beberapa contoh yang sering dipakai (biasanya ditulis dengan huruf katakana):
Singkatan – Kalimat asli – Aksen pengucapan Jepang (Katakana)

Conveni – Convenience Store – Konbini (コンビニ)
Depart – Department Store – Depaato (デパート)
Air Con – Air Conditioner – Eakong (エアコン)
Remo Con – Remote Control – Rimokong (リモコン)
Car Navi – Car Navigator – Kaanabi (カーナビ)
Beit – Arbeit (bhs. Jerman) – Baito dari Arubaito (アルバイト)
Perso Con – Personal Computer – Pasokong (パソコン)
Cos Play – Costume Play – Kosupure (コスプレ)

Contoh kalimat asli jepang:
知財 (Chizai) - 知的財産 (Chitekizaisan) – kekayaan intelektual
就活 (shuukatsu) - 就職活動 (Shuushoku katsudou) - Aktivitas melamar pekerjaan

Beberapa nama penyanyi, grup band dan selebritis yang lumayan panjang juga disingkat oleh para fansnya seperti L'arc en Ciel jadi Laruku (ラルク), Mr. Children jadi Misuchiru(ミスチル) atau Kimura Takuya (木村拓哉) jadi Kimutaku (キムタク). Malah bintang film barat kayak Brad Pitt (jepang: Buraddo Pitto) tak lepas dari jeratan akronim menjadi Burapi (ブラピ). Belum lagi jaman sms kayak sekarang, tentu saja kata-kata panjang akan menjadi semakin pendek, hanya saja pemakai singkatan sms dengan istilah khusus kebanyakan kaum muda. Dengan semakin maraknya komunikasi lewat sms, singkatan-singkatan kalimat asli bahasa Jepang khas anak muda juga semakin banyak sekaligus juga tidak dimengerti masyarakat umum terutama orang tua.

2008/09/25

Bahasa melayu Belitung? Sama nggak dengan bahasa Malaysia?

Akhir-akhir ini saya melihat beberapa perdebatan kecil via internet tentang penggunaan bahasa lokal melayu belitung dalam dialog film laskar pelangi. Seperti apa memangnya bahasa belitung itu? apa benar mirip dengan bahasa malaysia?


Pulau Belitung yang dikelilingi 4 daratan besar, Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan dan Semenanjung Malaysia.

Saya sendiri bukanlah ahli bahasa, apalagi bahasa melayu yang dialeknya bejibun jumlahnya. Bahasa melayu hingga sekarang dipakai oleh beberapa negara di asia tenggara dengan nama yang berbeda. Di indonesia dikenal dengan nama bahasa indonesia, di malaysia dikenal dengan nama bahasa malaysia, di singapura, brunei dan daerah selatan thailand masih tetap dikenal dengan nama bahasa melayu. Rumpun bahasa melayu sendiri terbagi-bagi menjadi banyak dialek, tergantung daerah bahasa tersebut dipakai ditambah dengan pengaruh budaya setempat, lingkungan, dll menyebabkan bahasa melayu lokal semakin kaya dengan istilah-istilah khas.

Hal serupa juga berlaku bagi bahasa melayu di daerah belitung. memang mirip dengan bahasa melayu yang digunakan oleh mayoritas masyarakat malaysia, akan tetapi banyak juga istilah-istilah khas yang tidak akan ditemukan dalam bahasa malaysia. Anehnya, bahasa melayu belitung (menggunakan e pepet, contoh: betul) sendiri bila dibandingkan dengan bahasa yang mayoritas digunakan pulau tetangga dekatnya yaitu bangka (menggunakan e non pepet, contoh: metal, jerman) justu berlainan dialeknya. Walaupun banyak istilah kata yang sama artinya (berbanding terbalik dengan bahasa malaysia yang mirip dialek tetapi beda istilah). Ada pula dialek melayu yang dipakai di singkep (daerah kepulauan riau) dan pontianak yang memiliki dialek dan istilah kata yang sama dengan melayu belitung.

Contoh (diambil dari wikipedia):
* Standard Malay (formal) = Ke mana anda hendak pergi dengan basikal itu? Bolehkah saya ikut?
* Indonesian (formal) = Ke mana kamu akan pergi dengan sepeda itu? Bolehkah/boleh saya ikut?
* Indonesian (informal) = Lu mau naik sepada ke mana? Boleh ikut nggak?
* Minangkabau = Kau andak pai kama jo sapedo tu? Buliah ikuik indak?
* Palembang = Kau nak pergi ke mano ngan sepedo tu? Pacak melok dak?
* Terengganu = Mu nok gi mana naik basikal? Buleh ikut?
* Kelantan = Mu nok gi mana naik gerek? Buleh ikut?
* Kedah = Mana hang nak pi naik gerek tu? Ikut sat?
* Brunei = Kamana kau babasikal ah? Bulih ku turut?
* Sarawak = Ke sine kitak maok make basikal? boleh sik kamik ngekot?
* Sabah = Mana ko mo pigi sama itu beskal? Buli sia ikut ka?"

Coba bandingkan dengan bahasa melayu belitung:

* Belitung = Kao nak pegi kemane kan ketangin itu? Kuang ikut ke?

Masih banyak istilah kata yang berbeda dibanding dengan bahasa melayu lokal
daerah lain. Setidaknya, bahasa melayu belitung turut memperkaya perbendaharaan bahasa melayu yang tersebar dipelosok asia tenggara.

Beberapa contoh lain:
Indonesia - Melayu Belitung

anak-anak - biak-biak
coba - anju
bakar - tunu
berbohong - bebula'/ngembera'
pernah - isa'
bertengkar - besakat
pacar (berpacaran) - biak (bebiakan)
lambat(lelet) - lunti'
digebah (pukul) - dibelasah (malayu umum); dibanat (belitung)
mampus (kasar) - buntang (kasar) ; jengkat (kasar)
ribet - ritok
jalan-jalan - nganyau

Coba tebak padanan bahasa indonesia dari beberapa kata berikut:
- ngarao
- munji
- ngarong

NB.
Ada satu cara untuk menguji seseorang bisa berbahasa belitung atau tidak. Mintalah dia untuk berhitung cepat dari angka 1 hingga 10, karena penyebutan angka dengan bahasa belitung agak kurang awam.